TUGAS
MANAJEMEN KELAS di SD
tentang
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BELAJAR DI KELAS
Oleh:
ANNISA ZAHRA
1620181
DOSEN PEMBIMBING
YESSI RIFMASARI, M. Pd.
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA PADANG
2020
A. Faktor yang mempengaruhi belajar
1. Faktor internal
Faktor internal yang dimaksudkan adalah kondisi internal dari siswa itu sendiri seperti kondisi jasmaniah siswa, apakah secara fisik siswa dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kondisi Psikologis, apakah siswa tidak sedang mengalami atau merasakan adanya masalah, sehingga mengganggu konsetrasinya. Kondisi kelelahan, baik secara fisik maupun mental siswa mengalami kelelahan. Lebih jelasnya kondisi-kondisi tersebut dapat dilihat di bawah ini;
Jasmaniah; Faktor-faktor kesehatan atau kelainan fungsi pada tubuh jasmaniah siswa akan memberikan pengaruh terhadap kegiatan belajar yang diikutinya.
Psikologis ; Intelegensi, perhatian, minat bakat, motif, kematangan, kesiapan.
Kelelahan ; Kelelahan baik jasmaniah maupun rihanian akan memberikan pengaruh buruk terhadap proses dan hasil belajar anak.
2. Faktor Eksternal
Faktor eksternal adalah unsur lingkungan luar diri dari siswa itu sendiri. Kondisi-kondisi dalam keluarganya di rumah, keadaan sekolah, dan kondisi masyarakat sekitar rumah dan sekolah akan memberikan pengaruh terhadap konsentrasi dan kesiapan siswa untuk emgnikuti kegiatan belajar mengajar.
B. Mengatur kondisi kelas dan iklim belajar siswa.
Banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam menciptakan iklim kelas yang berkualitas dan kondusif guna meningkatkan prestasi belajar siswa. Adapun beberapa faktor yang perlu diperhatikan tersebut antara lain, yaitu:
1. Pendekatan pembelajaran hendaknya berorientasi pada bagaimana siswa belajar (student centered);
2. Adanya penghargaan guru terhadap partisipasi aktif siswa dalam setiap konteks pembelajaran.
3. Guru hendaknya bersikap demokratis dalam memanag kegiatan pembelajaran.
4. Setiap permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran sebaiknya dibahas secara dialogis.
5. Lingkungan kelas sebaiknya disetting sedemikian rupa sehingga memotivasi belajar siswa dan mendorong terjadinya proses pembelajaran.
6. Menyediakan berbagai jenis sumber belajar atau informasi yang berkaitan dengan berbagai sumber belajar yang dapat diakses atau dipelajari siswa dengan cepat.
C. Kondisi yang mempengaruhi iklim belajar
1. Kondisi Fisik
Lingkungan fisik tempat belajar memberikan pengaruh terhadap hasil belajar anak. Guru harus dapat menciptakan lingkungan yang membantu perkembangan pendidikan peserta didik.
- Ruang tempat berlangsungnya pembelajaran ; Ruang Kelas, Ruang Laboratorium, Ruang Serbaguna/Aula.
- Pengaturan tempat duduk;
- Ventilasi dan pengaturan cahaya;
- Pengaturan penyimpanan barang-barang.
2. Kondisi Sosio Emosional
Kondisi sosio-emosional akan mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap proses belajar mengajar, kegairahan siswa dan efektivitas tercapainya tujuan pengajaran.
- Tipe kepemimpinan guru, artinya adalah fungsi yang melekat pada guru ketika berada dalam kelas. Gaya apa yang muncul ketika guru melaksanakan peran sebagai pemimpin dalam pembelajaran di kelas.
- Sikap guru, sikap yang diperlihatkan oleh guru di depan kelas atau di luar kelas yang akan mempengaruhi mood anak, apakah anak merasa tertarik dengan sikap guru atau malah tidak tertarik.
- Pembinaan hubungan baik, hubungan antara guru dengan murid harus dibangun berdasarkan fungsi masing-masing dalam konteks belajar mengajar dikelas.
3. Kondisi Organisasional
Kegiatan rutin secara organisasional dilakukan baik tingkat kelas maupun tingkat sekolah akan mencegah timbulnya masalah dalam pengelolaan kelas.
- Pergantian pelajaran, ketika terjadi penggantian dalam pelajaran harus disikapi oleh guru karena dalam proses ini ada jeda (kekosongan) yang memungkinkan terjadinya interaksi yang tidak diharapkan dari siswa dengan siswa lainnya.
- Guru berhalangan hadir, guru yang berhalangan hadir akan menyebabkan terjadinya kekosongan dalam proses belajar mengajar. Maka guru piket harus paham apa yang terjadi dan mempersiapkan diri untuk menutup ketidakhadiran tersebut.
- Masalah antar siswa, masalah antar siswa biasanya terjadi karena kondisi emosional yang tidak terkendali dan tidak terorganisasikan oleh guru. Guru harus memahami karakteristik dan potensi siswa sehingga dapat dipahami keseluruhan perilaku masing-masing dan menekan munculnya konflik diantaranya.
- Upacara bendera, pada saat upacara bendera siswa harus diorganisasikan berdasarkan tingkatan kelas sehingga mereka dapat tertib mengikuti kegiatan upacara bendera.
4. Kondisi Administrasi Teknik
Kondisi administrasi teknik akan turut mempengaruhi manajemen pembelajaran di dalam kelas.
- Kerapihan, dan kebersihan akan memberikan dukungan terhadap proses pembelajaran yang dilakukan.
- Ruang bimbingan siswa, ruang bimbingan siswa diarahkan untuk memberikan bantuan pada siswa yang secara emosional memiliki masalah.
- Tempat baca, tempat baca merupakan bagian dari fasilitas yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi dengan kawan kawannya, dengan fasilitas dan guru.
- Tempat sampah, tempat sampah yang bersih ditempatkan di tempat yang tepat dan tidak menggangu kegiatan belajar maupun bermain siswa, akan memberikan dukungan terhadap pencapaian tujuan pembelajaran di kelas.
DAFTAR PUSTAKA
Samsuri, Belajar dan Faktor – faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta : Rineka Cipta 1991.
Sardiman, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: PT. Rajawali Press. 1998.
Tim Penyusun Buku Sekolah Pendidikan Guru Samsuri, Belajar dan Faktor – faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta : Rineka Cipta, 1991.
Trimakasih telah berbagi informasi dalam dunia manajemen kelas
BalasHapusSangat bermanfaat, terima kasih
BalasHapusBermanfaat
BalasHapus