TUGAS
MANAJEMEN KELAS di SD
tentang
ASPEK, FUNGSI DAN FAKTOR MANAJEMEN KELAS
Oleh:
ANNISA ZAHRA
1620181
DOSEN PEMBIMBING
YESSI RIFMASARI, M. Pd.
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA PADANG
2019
A. ASPEK MANAJEMEN KELAS
Adapun aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam manajemen kelas adalah sifat kelas, pendorong kekuatan kelas, situasi kelas, tindakan selektif, dan kreatif.
Menurut Oemar Hamalik ada & aspek yang memiliki fungsi berbeda dalam proses belajar mengajar, tetapi merupakan satu kesatuan bulat, yaitu:
a. Aspek tujuan instruksional
b. Aspek materi pelajaran
c. Aspek metode dan strategi pembelajaran
d. Aspek ketenagaan, meliputi aspek siswa, waktu, tempat, perlengkapan
e. Aspek media instruksional
f. Aspek penilaian
g. Aspek penunjang fasilitas
Menurut Lois V. Johnson dan May Bany mengemukakan aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan kelas:
Sifat-sifat kelas
a. Kekuatan pendorong kekuatan kelas
b. Memahami situasi kelas
c. Mendiagnosis situasi kelas
d. Bertindak selektif
e. Bertindak kreatif
f. Untuk memperbaiki kondisi kelas.
B. FUNGSI MANAJEMEN KELAS
a. Perencanaan (Planning)
a. Perencanaan (Planning)
Perencanaan adalah proses penentuan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai dan menetapkan jalan dan sumber yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu seefisien dan seefektif mungkin. Perencanaan sering juga disebut jembatan yang menghubungkan kesenjangan atau jurang antara keadaan masa kini dan keadaan yang diharapkan terjadi pada masa yang akan datang. Meskipun keadaan masa depan yang tepat itu sukar diperkirakan karena banyak faktor di luar penguasaan manusia yang berpengaruh terhadap rencana tetapi tanpa perencanaan kita akan menyerahkan keadaan pada masa yang akan datang itu kepada kebetulan-kebetulan.
b. Pengorganisasian (Organizing)
Pengorganisasian menurut Handoko adalah penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi, proses perancangan dan pengembangan suatu organisasi yang akan dapat membawa hal-hal tersebut ke arah o tujuan, penugasan tanggung jawab tertentu. Ditambahkan pula pengorganisasian adalah pengaturan kerja bersama sumber daya dan manusia dalam organisasi. Pengorganisasian merupakan penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya yang dimilikinya, dan lingkungan yang melingkupinya.
c. Pelaksanaan (Actuating)
Pelaksanaan adalah suatu tindakan yang mengusahakan agar semua perencanaan dan tujuan bisa tercapai dengan baik seperti pa yang diharapkan. Jadi, pelaksanaan merupakan suatu upaya yang menggerakkan orang-orang untuk mau bekerjadengan sendirinya dan dengan kesadaran yang besar demi mengabulkan cita-cita suatu lembaga.
d. Pengawasan (Controling)
Sebagaimana yang dikutip Muhammad Ismail Yusanto, Mockler mendefinisikan pengawasan sebagai suatu upaya sistematis untuk menetapkan standar prestasi kerja dengan tujuan perencanaan untuk mendesain sistem umpan balik informasi, untuk membandingkan prestasi sesungguhnya dengan standar yang telah ditentukan, menentukan apakah ada penyimpangan dan mengukur signifikansi penyimpangan tersebut.
C. FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI MANAJEMEN KELAS
Berhasilnya manajemen kelas dalam memberikan dukungan terhadap pencapaian tujuan pembelajaran yang akan dicapai, banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut melakat pada kondisi fisik kelas dan pendukungnya, juga dipengaruhi oleh faktor non fisik (sosio-emosional) yang melekat pada guru. Untuk mewujudkan pengelolaan kelas yang baik, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya antara lain:
1. Kondisi fisik
Menurut Majid (2007:167) mengatakan lingkungan fisik tempat belajar mempunyai pengaruh penting terhadap hasil pembelajaran. Lingkungan fisik yang menguntungkan dan memenuhi syarat minimal mendukung meningkatnya intensitas proses pembelajaran dan mempunyai pengaruh positif terhadap pencapaian tujuan pengajaran. Lingkungan fisik yang dimaksud meliputi:
a. Ruangan tempat berlangsungnya proses. belajar mengajar
b. Pengaturan tempat duduk
c. Ventilasi dan pengaturan cahaya
d. Pengaturan penyimpanan barang-barang
2. Kondisi Sosio-Emosional
Kondisi sosio emosional dalam kelas akan mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap proses belajar mengajar, kegairahan siswa dan efektifitas tercapainya tujuan pengajaran. Kondisi sosio-emosional tersebut meliputi:
a. Tipe kepemimpinan
b. Sikap guru
c. Suara guru
d. Pembinaan hubungan baik (raport)
3. Kondisi Organisasional
Kegiatan rutin yang secara organisasional dilakukan baik tingkat kelas maupun tingkat sekolah akan dapat mencegah masalah pengelolaan kelas. Dengan kegiatan rutin yang telah diatur secara jelas dan telah dikomunikasikan kepada semua siswa secara terbuka sehingga jelas pula bagi mereka, akan menyebabkan tertanamnya pada diri setiap siswa kebiasaan yang baik. Di samping itu mereka akan terbiasa bertingkah laku secara teratur dan penuh disiplin pada semua kegiatan yang bersifat rutin itu. Kegiatan rutinitas tersebut anatar lain:
a. Pergantian pelajaran
b. Guru berhalangan hadir
c. Masalah antar siswa
d. Upacara bendera
e. Kegiatan lain.
DAFTAR PUSTAKA
Nanang Fattah, (2013). Landasan Manajemen Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosdakarya).Abdul Majid. (2007). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Trimakasih infonya min, sangat bermanfaat untuk saya
BalasHapusKarya tulis yang bermanfaat terima kasih
BalasHapusmaterinya sangat membantu, terimah kasih
BalasHapusTerima kasih atas tulisan nya, sangat bermanfaat bagi saya pribadi semoga bermanfaat juga untuk pembaca yang lainnya
BalasHapusBermanfaat
BalasHapus